Jumat, 23 Mei 2014

puisi_bagaimana denganku

                                 Bagaimana denganku

Wanitaku kemana kamu pergi,
saat rindu ini melanda bukankah mimpimu telah aku kabulkan,
setelah gerimis di langit biru masih berjatuhan.
manis lirikan angin menyentuh ranum bibirmu.
kemudian rambutmu terurai sehingga aku tak pernah berpaling untuk memimpikan bayangan-bayangan lain.
bahkan ketika redanya hujan aku mah bersekutu dengan soal keberadaanmu saat itu.
namun mengapa ketika aku masih tertegun dan sibuk berceloteh dengan kata-kata lain untuk merayumu,
 sang pajar membisikan cerita lain bahwa kau telah hilang meninggalkan rimbunya padi di sawah ,genangan air sehabis hujan atau indahnya telaga di tengah kebun teh.
kamu pergi bersama pelangi,terbang bersama awan,dan hilang bersama cerita lain.
tak perduli dengan ceritaku yang di bangun masa lalu,
jadi bagaimana denganku yang berdiri di tengah hujan terengah-engah setelah mengejar kepergianmu.

Jadi aku....?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar